Kamis, 20 Juni 2013
Cara Hidup Sehat , Seimbang , Hemat ala anak Remaja Kos
Tips Makan Sehat dan Hemat – Berikut ini adalah beberapa tips dan trik supaya anda bisa makan sehat tapi tetap hemat. Trik makan sehat dan hemat berikut ini sangat mudah dijalankan bagi anda yang ingin makanan sehat dengan menghemat uang anda.
Menerapkan pola makan sehat mungkin dianggap mahal oleh sebagian orang. Alih-alih mahal, menerapkan pola makan sehat justru dapat lebih menghemat pengeluaran Anda. Dengan mengganti beberapa kebiasaan makan, tanpa sadar mungkin Anda akan menghemat ratusan ribu hingga jutaan rupiah dalam setahun. Menarik bukan?
Ada beberapa kebiasaan dan pola makan tidak sehat, namun justru menguras dompet. Mengganti kebiasaan itu dengan yang lebih sehat, tentu akan mengurangi jumlah uang yang harus Anda keluarkan.
Berikut beberapa kebiasaan baik yang mungkin dapat mengurangi pengeluaran makan Anda:
1. Buat kopi sendiri
Anda memiliki kebiasaan minum kopi? Minum kopi dengan cara yang tepat sebenarnya memiliki manfaat bagi kesehatan karena memiliki efek antioksidan. Khasiat maksimal kopi bisa diperoleh selama Anda tidak meminumnya dengan tambahan gula dan krimer.
Kebiasaan minum kopi lebih hemat bila tak dilakukan di warung kopi atau cafe. Bayangkan berapa banyak biaya yang perlu dikeluarkan bila Anda rajin ngopi di cafe? Satu cangkir kopi yang Anda beli dapat menghabiskan belasan hingga puluhan ribu rupiah, bukan? Bayangkan jika Anda bisa menghematnya dengan membuat kopi sendiri.
2. Ngemil kacang
Ngemil merupakan kebutuhan makan yang dilakukan di sela-sela jam makan besar. Ngemil sebenarnya bermanfaat untuk mencegah untuk tidak terlalu lapar, sehingga tidak makan berlebihan di saat waktu makan.
Namun terkadang orang salah dalam memilih camilan, yaitu camilan yang tidak sehat sekaligus mahal, seperti keripik atau soda. Daripada memilih camilan yang tidak sehat dan menguras dompet, cobalah ngemil kacang.. Ada banyak jenis kacang yang dapat dijadikan camilan. Penyajian kacang dengan tanpa digoreng atau minyak juga relatif lebih sehat. Selain harganya yang relatif lebih murah, kacang juga memiliki kandungan nutrisi yang menyehatkan.
3. Hari tanpa daging.
Vegetarian cenderung lebih hemat untuk urusan makanan. Jika Anda belum ingin menjadi vegetarian, setidaknya cobalah untuk mengurangi konsumsi daging dengan mencoba hari tanpa daging. Gantilah daging dengan makanan lain yang tentunya lebih murah, seperti kacang, jamur, tahu, ikan, umbi, dan sayur-sayuran.
4. Kurangi makan di luar.
Kebiasaan makan di luar tentu sudah diketahui lebih menguras dompet daripada makan di rumah. Selain itu, makanan yang dijual biasanya memiliki kadar lemak dan garam yang lebih tinggi. Maka, mulailah untuk mengurangi frekuensi makan di luar. Sebagai gantinya, cobalah lebih sering membawa bekal dari rumah. (kompas)
5. Menyimpan banyak camilan
Terkadang, remaja juga tidak sempat makan siang karena jadwal sekolah atau kuliah yang sangat padat. Jadi penting bagi mereka untuk menyimpan banyak camilan. Sehingga meskipun tidak makan siang, remaja bisa menikmati camilannya. Namun camilan yang dikonsumsi harus bergizi, seperti buah-buahan, biskuit energi, dan yang lain yang rendah lemak.
6. Makan malam cepat
Jika makan malam bersama keluarga selalu disiapkan dengan baik, remaja tidak punya banyak waktu untuk itu. Mereka butuh makanan lezat yang cepat disiapkan dan lezat saat dimakan. Jadi roti isi adalah salah satu pilihan bagi remaja untuk menikmati makan malam sehat.
7. Makan sayur dan buah
Perlu sedikit campur tangan orang tua untuk masalah yang satu ini, yaitu membiasakan remaja agar mau makan sayur dan buah secara teratur. Sebab remaja cenderung makan makanan yang tidak sehat. Sehingga konsumsi buah dan sayur penting dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi para remaja.
8. Jangan khawatir soal nafsu makan
Banyak orang yang nafsu makannya meningkat drastis ketika memasuki masa remaja. Jangan khawatir soal hal itu. Sebab remaja memang masih mengalami masa pertumbuhan. Sehingga salah satu akibatnya adalah peningkatan nafsu makan secara drastis.
9. Tetap harus dikontrol
Meskipun nafsu makan meningkat, remaja tetap harus mengontrol porsi makanan yang dikonsumsi. Caranya adalah dengan aktif bergerak atau rajin berolahraga. Sebab jika tubuh hanya diberi makan namun kalori tidak dikeluarkan, sisa makanan akan berubah menjadi lemak yang meningkatkan berat badan.
Sumber: http://kuncihidupsehat.blogspot.com
http://www.merdeka.com

0 komentar:
Posting Komentar
Mohon Tulis Komentar Sewajarnya, Terimakasih Atas Kunjungan Anda